Cara Yang Paling Ampuh Menghilangkan Stres

Setiap orang menghadapi tekanan yang berbeda dan tantangan dalam hidup. Stres adalah fakta umum kehidupan dan semua orang merasakan stres dalam perjalanan hidupnya. Tapi tingkat stres yang tinggi dapat menjadi sangat berbahaya.
Ini mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Terlalu banyak stres membuat Anda tidak bisa berpikir dengan benar, sehingga efisiensi dan produktivitas menurun dan mengganggu keseimbangan emosional.

Stres mudah terjadi kepada tipe orang yang perasa, kurang percaya diri, perfeksionis dan temperamental, dengan pemicu seperti beban fisik, ketidakpuasan, kehilangan, kekhawatiran ataupun kegagalan, sehingga menimbulkan efek stres yang berkepanjangan.
Untuk menghilangkan stres, anda bisa lakukan cara - cara mengatasi stres berikut.


1. Mengunyah Permen Karet.
Penelitian di Australia dan Inggris menemukan bahwa ketika mengalami stres, mengunyah permen karet selama 10 menit mampu mengurangi rasa cemas dan menurunkan kadar hormon cortisol pada air liur hingga 18 persen.


2. Minum Teh Hitam.
Orang yang minum teh hitam empat cangkir sehari selama enam minggu diketahui mampu mengatasi stres lebih cepat dan memiliki level hormon cortisol yang lebih rendah ketika mengalami stres, berdasarkan penelitian dari University College London. Senyawa kimia serta antioksidan yang ada dalam teh hitam mampu memuat seseorang merasa santai dan menenangkan saraf otak.


3. Pijat.
International Journal of Neuroscience melaporkan bahwa pijat sendiri dua kali seminggu selama 15 menit saja mampu menurunkan stres dan menenangkan sistem saraf. Bahkan, cara mudah dengan menggerakkan bola tenis di sekitar jari-jari tangan juga mampu memberikan efek yang sama dengan pijat.

4. Menulis.
Penelitian pada tahun 2010 yang diterbitkan dalam Anxiety, Stress, & Coping menemukan bahwa menulis mengenai hal yang membuat depresi selama 20 menit selama dua hari mampu menurunkan kadar stres. Menuliskan perasaan pada kertas juga membantu kita melewati perasaan buruk dan mengatasi emosi negatif dalam diri.


5. Mendengarkan Musik.
Musik mampu meningkatkan emosi positif dan menurunkan tingkat hormon stres. Penelitian di Journal of Advanced Nursing menemukan bahwa pasien yang mendengarkan lagu pilihan mereka selama 30 menit, lebih tenang ketika akan menghadapi operasi. Bergerak sesuai dengan irama lagu juga semakin menambah emosi positif dan memicu produksi hormon kebahagiaan, yaitu endorfin.


6. Hindari Teknologi.
Penelitian di University of California, Irvine, dan peneliti US army menemukan bahwa mengecek e-mail setiap saat mampu menyebabkan stres. Jadi ketika anda merasa stres, ada baiknya mengurangi kontak dengan teknologi atau handset lainnya, misalkan mengecek email, jejaring sosial, atau lainnya minimal selama 45 menit.


7. Membersihkan Rumah.
Kebiasaan membersihkan rumah mampu menurunkan ketegangan dalam pikiran. Orang seringkali mudah tenang dan teralihkan ketika melakukan kebiasaan yang diulang-ulang seperti menyapu, mengepel, dan lainnya. Kegiatan semacam ini juga ampuh untuk membuat tubuh tenang.

Meski keberadaan stres adalah sebuah hal yang wajar, tetapi hal ini harus segera diatasi sedini mungkin, sebab bila stres berkepanjangan tidak tertutup kemungkinan akan membuat seseorang menjadi depresi bahkan dapat pula memicu berbagai penyakit, seperti halnya obesitas, bahkan penyakit maag.