Harga,Jenis,Dan Khasiat Batu Bacan

Harga,Jenis,Dan Khasiat Batu Bacan-Batu dengan ciri khas warna hijau ini merupakan batu permata populer dan menjadi incaran kolektor dan penggemar. Batu ini banyak ditemukan di Desa Doko dan Desa Palamea sehingga batu ini diberi nama asal ditemukannya yaitu bacan doko dan bacan palamea. Selain kedua jenis batu tersebut ad juga yang disebut dengan nama bacan obi ditemukan di pulau obi ketiganya berada pada wilayah kecamatan yang sama yaitu Bacan, hanya saja untuk yang ketiga jenis batu ini yang paling terkenal adalah palamea dan doko

Batu Bacan dipercaya sebagai batu hidup yang akan berubah warnanya seiring berjalannya waktu. Batu Bacan menurut beberapa ahli batu merupakan jenis batu Krisokola. Batu jenis ini kebanyakan berwarna hijau kebiruan. Kekerasan batu Krisokola berkisar antara 3 – 4 pada skala Mohs. Batu Bacan krisokola yang bagus untuk dijadikan batu mulia adalah batuan krisokola yang telah mengalami proses silisifikasi sehingga kekerasannya mencapai 7 pada skala Mohs. Batu Bacan yang sudah memproses akan terlihat mengkilat dan keras ketika sudah diasah.

gambar foto batu bacan

  Batu bacan sudah dikenal pada zaman kesultanan Maluku Utara, dengan bukti mahkota-mahkota yang dipakai oleh kesultanan di Maluku Utara terdapat batu permata bacan. Pada 1960an, saat kedatangan presiden RI pertama, Soekarno, di pulau Bacan (kota Labuha), masyarakat memberikan cindera mata berupa batu bacan kepada Presiden Soekarno.
Kelebihan batu bacan berbeda dengan batu-batu permata lainnya dan warnanya bermacam-macam, yaitu hijau, kuning tua,kuning muda,hijau cincau sampai 3 jenis, merah, putih bening, putih susu, warna teh, keunguan, coklat, warna kembang ada 2 sampai 9 warna, hijau muda seperti warna permen relaxa.
Jenis batu bacan
Jenis Batu Bacan
Batu Bacan di kenal memiliki dua jenis, meliputi:

Batu Bacan Doko


Diambil dari nama desa Doko kecamatan Bacan, kualitas bahan yang ditambang di daerah doko cukup bagus dengan ciri khas warna hijau basah. Kristal yang terbentuk dari fosil karang dan pohon yang tumbuh di sekitar sungai adalah pembentuk utama dari cincin berkualitas tinggi ini. Warna kehijauan mirip dengan Batu Akik Lumut Hijau yang diproduksi oleh pengrajin dari Baturaja, bagian dalam nampak terisi dengan fosil pakis yang berumur sangat tua. 

Bacan Doko memiliki warna hujau bening dan hijau tua agak gelap dan pedagang banyak menyebutnya dengan hijau cincau, tapi jika disenter akan keluar hijau cerah dan termasuk warna yang paling disukai dan digemari banyak kolektor . Bacan doko cincau biasanya lebih cepat mengalami perubahan warna dibandingkan jenis palamea dan berkisar antara 3 hingga 4 bulan warna sudah mulai berubah hijau dari warna sebelumnya yang agak gelap. Semakin cerah warna yang dimiliki maka harganya pun akan semakin mahal.


Bacan Palamea batu bacan palameaJenis batu bacan palamea ditemukan di Desa Palamea Kecamatan Bacan Barat Halmahera, ciri warna pada jenis bacan ini hijau kebiruan. Proses kristalisasi menjadi bening dipercaya lebih lambat dibandingkan dengan jenis doko. Namun kedua jenis batu tersebut sama-sama mejadi burun banyak kolektor dan pencinta permata.
Bacan Obi batu bacan obiJenis batu ini dikenal dengan sebutan batu obi, ditemukan di pulau Obi Maluku Utara dan memiliki karakteristik berbeda dengan bacan doko atau palamea yang bisa berubah warna sedangkan batu obi tidak bisa berubah warna meskipun disimpan dalam waktu lama. Namun demikian obi juga termasuk jenis batu asal Halmahera yang juga menjadi incaran banyak kolektor lokal maupun manca negara.

Untuk harga batu bacan doko super atau sudah terkristal secara sempurna bisa mencapai puluhan juta rupiah.