Berita Forex Terbaru:PDB Australia Menyusut,Mata Uang Aussie Dalam Tekanan

berita dan analisa forex terbaru

Kurs dollar Australia mendapati tekanan jual hingga posisi terendah sejak tahun 2010 pasca rilis pertumbuhan ekonomi kuartal kedua mengalami penurunan. Dari laporan lebih rinci PDB Australia kuartal kedua tereduksi oleh pertambangan dan aktifitas konstruksi. Melalui laporan tersebut mensinyalir fundamental tengah merasakan imbas pelambatan ekonomi global yang sejak kuartal-kuartal sebelumnya disebabkan oleh penurunan harga dan permintaan komditas.
Perkembangan tersebut dikabarkan oleh badan statistik Australia bahwa Produk Domestik Bruto (QoQ) untuk Q2 tumbuh 0.2% vs 0.4% expektasi dan turun dari 0.9%, sedangkan pembacaan tahunan tercatat 2% vs 2.2% y/y dan lebih rendah dari perkiraan. Produksi pertambangan turun secara signifikan pada kuartal ini -3.0%. Ada pertumbuhan positif dalam permintaan domestik dengan konsumsi rumah tangga tumbuh 0.5% kuartal ini dan 2.5% sepanjang tahun.
Terpantau saat ini (03:20:11 GMT) AUDUSD bergulir di posisi negatif di kisaran 0.7010, turun dari pembukaan 0.7015 dan sempat membentuk rendah di harga 0.6981. Pada perdagangan sebelumnya pair ini sudah jatuh hingga menutup harga bearish dari pembukaan 0.71130 dengan capaian tinggi 0.7153 dan rendah. Melalui pertumbuahan PDB yang menyusut dan suramnya ekonomi Tioangko, tampak akan sulit untuk memulai trend AUDUSD berbalik naik.
Sekedar informasi bahwa kemarin bank sentral Australia (RBA)menetapkan suku bunga tetap pada 2%, dan RBA mencatat pertumbuaha yang ‘moderat’ dan menyadari telah terjadi penurunan pertumbuhan karena kondis global yang menyeret harga komoditas. Dengan kondisi pelambatan negara sahabat dagang Tiongkok yang juga dirakan oleh Australia, sehingga berpotensi memerlukan pelonggaran lebih lanjut dari RBA untuk mendukung perekonomian di beberapa titik di masa depan, dan mungkin lebih cepat dilakukan.
Arahan selanjutanya yang dapat meneruskan pelamahan AUDUSD oleh kekuatan dollar AS malam nanti akan dipengaruhi oleh data sektor tenaga kerja dari ADP Employment Report untuk bulan Agustus  memiliki perkiraan naik dari bulan sebelumnya 185 ribu pekerjaan. Menyusul data lainnya yaitu permintaan pabrikan (Factory Orders), serta pertumbuhan kuartalan dari Unit Labour Costs QoQ Final Q2.
Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat penurunan lebih dalam trend bearish yang kuat pada pair AUDUSD dan saat ini sedang menguji level psikologis di harga 0.7000. Sehingga berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya, diperkirakan jika harga masih mampu berada di atas support ksaran 0.7000 tersebut maka diperkirakan akan mengalami koreksi kecil pada resisten ksaran 0.7100. Pelemahan akan lebih lanjut bila harga bertahan di bawah level psikologis tersebut.(vibiznews)